Diary of an IT Guy

Heart passion to keep the brain moving>>>

Posts Tagged ‘sakaratul maut

Pergi tak kembali…

leave a comment »

Kita tak sama nasib di sana, baikkah atau sebaliknya…

Written by isal

27 April 2013 at 07:21

And in the end…

leave a comment »

Alkisah di sebuah pesantren, Seorang Ustadz memiliki burung sejenis Beo yang terlatih untuk berdzikir seperti: Assalamu’alaikum, Subhanallah, Alhamdulillah, Allahu Akbar, dan lainnya….

Suatu hari, pintu kurungan terbuka & burung itu terbang bebas. Sontak para santri mengejar burung milik guru mereka, sementara si burung terbang tidak terkontrol dan tertabrak kendaraan yang melintas dengan kencang hingga terkapar sekarat lalu meninggal.

Sang Ustadz terlihat berbeda raut wajahnya setelah burungnya mati, nampak sekali sedih hingga seminggu lamanya. Para santri yang melihatnya pun mengira Ustadz nya bersedih karena burungnya mati, mereka berkata:

“Ustadz, jika hanya burung yang membuat ustadz sedih, kami sanggup menggantinya dengan yang bisa berdzikir juga. Tak perlu ustadz bermurung hingga sedemikian lamanya!”

Sang Ustadz menjawab: “Aku bukan bersedih karena burung itu.”

Para Santri: “Lantas kenapa ustadz..???”

Sang Ustadz: “Kalian melihat bagaimana burung itu sekarat setelah tertabrak?”

Para Santri: “Ya, kami melihatnya.”

Sang Ustadz: “Burung itu hanya bersuara KKKKAAKK, KKKKHHEEK, KKKKAAKK, KKKKHHEEK,,, padahal sudah terlatih berdzikir sedemikian rupa, namun saat merasakan PERIHNYA sakaratul maut menjemput, hanya perih yang terasa.”

“Lalu aku teringat diriku, yang setiap hari terbiasa berdzikir, JANGAN-JANGAN NASIBKU SAMA SEPERTI BURUNG ITU, TAK KUAT MENAHAN SAKARAT LALU BUKAN DZIKIR YANG KUUCAPKAN.

Padahal burung itu tidak diganggu setan saat sakaratul maut, sedangkan manusia diganggu setan saat sakaratul maut. Tidak ada yang tahu bagaimana keadaan kita mati, KHUSNUL KHOTIMAH ataukah SU’UL KHOTIMAH..???”

Para Santri pun terdiam dan membenarkan Sang Ustadz, dan mereka pun ikut murung memikirkan hal yang serupa dengan Ustadz-nya.

Lalu bagaimana keadaan kita saat menjemput sakaratul maut nanti…???

Written by isal

11 January 2013 at 11:44

Bahaya Zina: Kiat menundukkan hawa nafsu untuk para pemuda

with 20 comments

Pada akhir zaman ini ada satu bahaya yg menghinggapi para pemuda-pemudi di Indonesia yakni pergaulan bebas yg mengarah pada prilaku seks di luar nikah (zina). Prilaku ini adalah terlarang/keji oleh agama-agama besar dunia (yahudi, kristenislambudha dan hindu).

Baik di kota maupun di kampung, penyakit ini sepertinya sudah mewabah karena ditunjang oleh canggihnya propaganda media terutama televisi yg menyuguhkan acara gaya hidup bebas ini baik melalui lagu, sinetron, film dan juga masif-nya penyebaran konten porno baik lewat gadget maupun internet. Mudah-mudahan para keluarga Indonesia bisa waspada serta lbh peduli, karena diantara akibat buruk dari bahaya zina adalah sebagai berikut (sesuai beberapa hadist nabi):

  1. Dalam zina, terkumpul bermacam-macam dosa dan keburukan, yakni berkurangnya agama si pezina, hilangnya sifat wara’ (menjaga diri dari dosa), kepribadian buruk, dan hilangnya rasa cemburu
  2.  Zina membunuh rasa malu, padahal dlm Islam malu merupakan suatu hal yg sangat penting dan merupakan perhiasan yg sangat indah, terutama bagi wanita
  3. Membuat wajah pelakunya muram dan gelap
  4. Membuat hati menjadi gelap dan mematikan sinarnya
  5. Menjadikan pelakunya selalu dalam kemiskinan atau merasa demikian sehingga tdk pernah merasa cukup dgn apa yg diterimanya
  6. Akan menghilangkan kehormatan pelakunya dan jatuh martabatnya, baik di hadapan Allah maupun sesama manusia
  7. Allah akan mencapkan sifat liar di hati pezina sehingga pandangan matanya liar dan tidak terkawal
  8. Pezina akan dipandang oleh manusia dengan pandangan muak dan tidak percaya
  9. Zina mengeluarkan bau busuk yg mampu tercium oleh orang-orang yg memiliki qalbun salim (hati yg bersih)
  10. Kesempitan hati dan dada selalu meliputi para pezina. Apa yg ia didapati dlm kehidupan ini adalah berkebalikan dari apa yg diinginkannya. Hal itu disebabkan jika orang yg mencari kenikmatan hidup dengan cara bermaksiat kpd Allah, maka Allah akan memberikan yg sebaliknya dari apa yg dia inginkan.

Solusi untuk para pemuda-pemudi agar terhindar dari penyakit zina ini adalah sbb:

  • Meminta pertolongan kepada Allah sebagai Sang Pemilik hati agar diberi kekuatan dilindungi dari zina. Karena zina ini seperti penyakit kutukan. Jika tdk bertaubat, sekali coba akan terus “addicted” sampai akhir hayat. Lihatlah apa yg terjadi pada para peselingkuh (player), pelacur, gigolo dan orang yg suka “jajan” dan gonta-ganti pasangan. Semua awalnya adalah dari coba-coba.
  • Segerakan Menikah. Sebaiknya proses pacaran dicut tidak terlalu lama alias pacarannya setelah menikah akan lebih indah. Sudah gak jaman-nya lagi resepsi bermewah-mewahan. Menikahlah dengan sederhana & khidmat yang penting bisa selamat. Jika sudah ada rejeki lebih, bolehlah dilakukan resepsi besar-besaran. Hidup akan lebih berkah dengan menikah jika niatnya lurus.
  • Jika menikah belum mampu, Rasul SAW menyarankan agar para pemuda-pemudi memperbanyak puasa sunnah untuk menekan gejolak syahwat. Bisa senin-kamis atau puasa nabi Daud.
  • Gejolak syahwat biasanya datang ketika waktu-waktu kosong dan ketika dalam kesendirian, maka isilah waktu dengan memperbanyak aktivitas yang berguna misal bekerja, ber-olah raga, sosial kemasyarakatan, hobi, wisata, jalan-jalan, dll. Dengan aktivitas ini maka panca indra akan teralihkan dari pikiran yg memancing syahwat misal “terbetik” utk menonton konten porno yang sekarang bisa diakses dengan mudah via gadget/internet.
  • Pandai-pandailah memilih teman dan lingkungan yang baik dan positif. Jodoh yang baik tdk bisa didapatkan dari tempat-tempat dugem/diskotik. Jodoh yg baik itu harus jelas dan baik juga bibit-bebet dan bobotnya.

Khusus utk para orang tua tetap harus care dan jangan cuek mengawasi pergaulan putera-puterinya jangan terlalu bebas apalagi misal mereka kost atau tinggal di apartemen. Meskipun Anda mengingatkan mereka agar “no sex” dalam berpacaran namun tetap saja jika ada “kesempatan dan keadaan memungkinkan”, putera-puteri kita bisa “khilaf” terjerumus melakuan KISS (Kissing, Necking, Petting, Intercource). Di depan kita aja seperti “sopan dan alim” tapi who knows kalau di belakang kita misal rumah dalam keadaan kosong.

Ingatlah akan pepatah: SRIGALA HANYA AKAN MENERKAM DOMBA YANG SENDIRIAN.

Untuk menambah kefahaman tentang bahaya zina ini, silahkan download MP3 tausiah di bawah ini: http://www.bit.ly/BahayaZina

Bagi yang ingin “kembali” dan membersihkan diri, berikut adalah MP3 tausiyah tentang betapa luasnya ampunan Allah dan cara-cara bertaubat: http://bit.ly/taubatnasuha

HOPE THIS HELPS!

Percakapan Rasul dengan iblis

leave a comment »

Percakapan antara rasul & iblis..

Rasulullah (R) bertanya : “Apa yg kau rasakan jika melihat seseorang dari umatku hendak shalat?”

Iblis (I) menjawab: “aku merasa panas dingin dan gemetar”

R: “kenapa?”
I: “Sebab setiap seorang hamba besujud 1X kepada Allah, Allah mengangkatnya 1 derajat”

R: “jika seorang umatku berpuasa?”
I: “tubuhku terasa terikat hingga ia berbuka”

R: “jika ia berhaji?”
I: “aku seperti orang gila”

R: “jika ia membaca Al-Quran?”
I: “aku merasa meleleh laksana timah diatas api”

R: “jika ia bersedekah?”
I: “itu sama saja org tsb membelah tubuhku dgn gergaji”

R: “mengapa bisa begitu?“
I: ”sebab dalam sedekah ada 4 keuntungan baginya, yaitu :
1. Keberkahan dlm hartanya,
2. Hidupnya disukai,
3. Sedekah itu kelak akan menjadi hijab antara dirinya dgn api neraka,
4. Terhindar dari segala macam musibah akan terhalau dr dirinya,

R: “apa yg dapat mematahkan pinggangmu?”
I: “suara kuda perang di jalan Allah.”

R: “apa yg dapat melelehkan tubuhmu?”
I: “taubat org yg bertaubat”

R: “apa yg dpt membakar hatimu?”
I: “istigfar di waktu siang & malam”

R: “apa yg dpt mencoreng wajahmu?”
I: “sedekah yg diam2”

R: “apa yg dpt menusuk matamu?”
I: “shalat fajar”

R: “apa yg dpt memukul kepalamu?”
I: “shalat berjamaah”

R: “apa yg paling mengganggumu”
I: “majelis para ulama”

R: “bagaimana cara makanmu?”
I: “dengan tangan kiri dan jariku”

R: “dimanakah kau menaungi anak2mu di musim panas?”
I: “dibawah kuku manusia”

R: “siapa temanmu wahai iblis?”
I: “pezina”

R: “siapa teman tidurmu?”
I: “pemabuk”

R: “siapa tamumu?”
I: “pencuri”

R: “siapa utusanmu?”
I: “tukang sihir (dukun)”

R: “apa yg membuatmu gembira?”
I: “bersumpah dgn cerai”

R: “siapa kekasihmu?”
I: “org yg meninggalkan Sholat Jum’at”

R: “siapa manusia yg paling membahagiakanmu?”
I: “org yg meninggalkan shalatnya dgn sengaja”

Semoga percakapan di atas bisa kita jadikan hikmah dan pintu pembuka tabir hidayah di tengah-tengah badai godaan materialisme yg kita hadapi saat ini..

Cobalah baca doa ini jika hati kita terbersit bisikan para bangsa jin yakni iblis/setan:
“Ya Tuhanku, aku berlindung kpd Engkau dr bisikan2 setan. Dan aku berlindung kpd Engkau ya Tuhanku, dr kedatangan mereka kpd-ku” (QS 23:97-98)

Moga Allah melindungi kita dari godaan iblis sampai ajal menjelang.. Ammien.

Written by isal

26 July 2012 at 10:00

Menangis Karena Allah

leave a comment »

Menangis karena Allah merupakan suatu keutamaan besar, apalagi pada saat orang-orang sudah tidak mempunyai lagi kepekaan dan rasa takut kepada Allah. Nabi Saw bersabda: “Tidak akan masuk neraka seorang yg menangis karena merasa takut kepada Allah sampai susu (yang telah diperah) bisa masuk kembali ke tempat keluarnya.” (HR Tirmidzi).

Rasulullah Saw juga bersabda, “Ada 7 golongan yang akan dinaungi oleh Allah pada hari ketika tidak ada naungan, kecuali naungan-Nya:

  1. Seorang pemimpin yg adil
  2. Seorang pemuda yg tumbuh. Dalam (ketaatan) beribadah kepada Allah
  3. Seorang lelaki yang hatinya tergantung di Masjid
  4. Dua orang yg saling mencintai karena Allah; mereka berkumpul dan berpisah karenaNya
  5. Seorang lelaki yang diajak oleh seorang perempuan berkedudukan dan cantik (utk berzina), tetapi dia mengatakan “sesungguhnya aku takut kepada Allah
  6. Seseorang yg sedekah secara sembunyi-sembunyi sampai-sampai tangan kirinya tdk tahu apa yg diinfaqkan oleh tangan kanannya
  7. Seorang yg mengingat Allah pada saat sendirian sehingga kedua matanya mengalirkan air mata (menangis)”

(HR. Bukhari dan Muslim)

Written by isal

23 July 2012 at 19:13

Pelajaran & Hikmah dari Kasus Ariel Peterporn

with 2 comments

Kata Pak Kiai, sebagian siksaan di dunia bagi yg zina itu

  • Guling gasahan alias selalu resah & gelisah dan biasanya susah tidur
  • Memberikan karma yang buruk bagi keluarga, anak cucu &  keturunan
  • Membawa kemelaratan dan kefaqiran seumur hidupnya
  • Hilang/jatuh wibawanya
  • Umurnya tidak dipanjangkan

Dalam agama besar dunia baik itu Islam, Kristen, Yahudi, Budha dan Hindu sejak ribuan tahun — perzinahan (adultery) merupakan perbuatan kotor karena telah mengotori alam baik secara fisik, spritual maupun social.

Nabi Musa sendiri sejak ribuan tahun yang lalu sudah menstate dalam taurat :

“You shall not murder. You shall not commit adultery. You shall not steal.” ( Commandment 6-8: The Ten Commandments)

Nabi Muhammad dalam Islam

“Dan janganlah kalian mendekati zina; Sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. dan suatu jalan yang buruk.” (Al-Israa’: 32)

Di dalam shahih Bukhari pada sebuah hadits Nabi Muhammad SAW
yang panjang, di dalam hadits itu disebutkan bahwa Jibril dan Mikail
mendatangi Nabi Muhammad SAW dan bersabda: Maka mereka pergi
sehingga mendatangi sebuah tungku, di atasnya terdapat lelaki dan wanita yang telanjang, di datangkan api dari arah bawah mereka, apabila nyala api itu mendatangi mereka maka merekapun berteriak. Maka aku bertanya: Siapakah mereka ini wahai Jibril?. Jibril menjawab: Mereka adalah para wanita dan lelaki penzina”.

Sedangkan dalam tradisi hindu, hukuman orang yang berbuat zina adalah dicemplungin ke laut.

Solusinya : Menikah aja yuk karena menikah akan jelas teruji komitment pasangan dalam mengarungi bahtera hidup. Bagi yang belum sanggup untuk menikah — perbanyaklah doa & aktivitas yang berguna (silaturahmi, hobby, olah raga, bisnis, sosial kemasyakatan, dll)

Sebagai renungan saja sbg nasehat untuk diri & keluarga — dan Allah sudah membuktikan Kekuasaannya..

Written by isal

16 June 2010 at 13:52

Istidraj = Penguluran Waktu

with one comment

Istidraj didefinisikan sebagai anugrah atau rizki yang dilimpahkan Allah kepada mereka yang berbuat maksiat.  Pemberian seperti itu cepat atau lambat akan berakhir dengan penderitaan. Kalaupun penderitaan itu tidak dirasakan di dunia, pasti didapatkan di akhirat.  Karena setiap kemaksiatan pasti di balas, jika tidak bertaubat.

Inilah jawaban bagi yang sering bertanya mengapa banyak orang bermaksiat (korupsi, zina, judi, durhaka kpd orang tua, dll) tapi kok seperti everythings just fine dan malah berada dalam kemewahan. Jawabannya, belum saja.. alias belum kena, hukuman mah pasti terjadi atuh, hukum sebab akibat selalu tertuai. Semakin lama waktu diulur akan semakin sakit. Inilah Penangguhan/penguluran waktu [istidraj] yang Allah berikan secara perlahan-lahan,untuk kemudian dibetot sekali tarik.

Rasulullah bersabda, “Apabila kamu melihat Allah memberi seorang hamba apa yang diinginkannya, padahal hamba itu selalu berbuat maksiat, maka sesungguhnya itu adalah istidraj dari Allah untuknya”. (HR. Ahmad dan Thabrani, dalam kitab as-Syu’ab).

Mari bersama-sama kita menjauhkan diri dari perbuatan keji dan mungkar, sehingga rizki yang kita terima dan kehidupan yang kita jalani tidak termasuk dalam istidraj.

“Dan orang-orang yang mendustakan ayat Kami,akan kami biarkan mereka berangsur-angsur (ke arah kebinasaan), dengan cara yang tidak mereka ketahui. Dan Aku akan memberikan tenggang waktu kepada mereka. Sungguh rencanaKu sangat teguh.” (Al-A’raf 182-183)

“Dan kepada orang yang kafirpun Aku beri kesenangan sementara, kemudian Aku paksa ia menjalani siksa neraka dan itulah seburuk-buruk tempat kembali”. (Al-Baqarah 126)

Semoga renungan ini bisa menjadi nasehat bagi diri pribadi, keluarga & kita semua. Ammien.

Further Reading :

Written by isal

2 January 2010 at 00:29

%d bloggers like this: