Diary of an IT Guy

Heart passion to keep the brain moving>>>

Posts Tagged ‘pertamina

Pengejawantahan pasal 33 UUD 1945 di sektor migas Indonesia

leave a comment »

Perusahaan asing yang sangat berkuasa. Pantas sektor migas termasuk sektor yang cukup besar sarang korupsinya.

Written by isal

26 August 2013 at 09:57

Kata israel masih bercokol di situs Pertamina.Com

leave a comment »

Hasil googling so far per 15 Januari 2010, situs pertamina.com masih mengeluarkan text ISRAEL.
Susah amat ya untuk bisa memperbaiki indexing di google agar text tersebut tidak nongol. Wong perusahaan Israel sendiri tak mencatumkan lokasi geo-tagging di situs-situs mereka.

Aneh memang Indonesia ini. Perusahaan raksasa sekaliber pertamina kagak punya DNS dan web server sendiri yang lokasinya di Indonesia, malah numpang di webshosting yang lokasi servernya di Amerika. Jadi semboyan KITA UNTUNG, BANGSA UNTUNG hanya lelucon belaka!

Berikut hasil tracing server pertamina base on DNS Lookup :

Microsoft Windows XP [Version 5.1.2600]
(C) Copyright 1985-2001 Microsoft Corp.

C:Documents and Settings>nslookup
Default Server: dns2.smart-telecom.co.id
Address: 10.17.3.244

> set type=all
> pertamina.com
Server: dns2.smart-telecom.co.id
Address: 10.17.3.244

Non-authoritative answer:
pertamina.com internet address = 75.126.36.10
pertamina.com nameserver = ns2.javanic.com
pertamina.com nameserver = ns1.javanic.com

pertamina.com nameserver = ns1.javanic.com
pertamina.com nameserver = ns2.javanic.com
ns1.javanic.com internet address = 67.228.112.10
ns2.javanic.com internet address = 67.222.11.111
C:Documents and Settings>tracert pertamina.com

Tracing route to pertamina.com [75.126.36.10]
over a maximum of 30 hops:

1 116 ms 89 ms 84 ms 10.17.94.93
2 * * * Request timed out.
3 124 ms 224 ms 179 ms 10.17.97.36
4 * * 312 ms 202.70.48.49
5 3759 ms * 4333 ms 202.70.48.17
6 * * * Request timed out.
7 * * * Request timed out.
8 * * * Request timed out.
9 127 ms 104 ms 123 ms 202.43.176.198
10 249 ms 209 ms 262 ms ge-1-0-4.r03.sngpsi02.sg.bb.gin.ntt.net.10.250.1
29.in-addr.arpa [129.250.10.145]
11 326 ms 333 ms 268 ms as-3.r20.osakjp01.jp.bb.gin.ntt.net [129.250.3.4
8]
12 389 ms 395 ms 376 ms as-1.r20.lsanca03.us.bb.gin.ntt.net [129.250.3.2
01]
13 426 ms 399 ms 414 ms ae-4.r20.dllstx09.us.bb.gin.ntt.net [129.250.2.1
69]
14 465 ms 433 ms 441 ms ae-7.r08.dllstx09.us.bb.gin.ntt.net [129.250.2.1
54]
15 323 ms 588 ms 318 ms ae2.bbr02.eq01.dal03.networklayer.com [157.238.2
24.230]
16 331 ms 316 ms 377 ms po6.dar02.sr01.dal01.networklayer.com [173.192.1
8.213]
17 320 ms 337 ms 318 ms po2.fcr04.sr05.dal01.networklayer.com [66.228.11
8.218]
18 381 ms 462 ms 356 ms pertamina.javanic.com [75.126.36.10]

Trace complete.

Terlihat untuk mengakses server pertamina.com jalurnya jauh banget musti ke luar negeri. Apa gak diperdekat saja lokasi servernya di Indonesia?
So? Webmaster-nya pada kemana neh?

See: http://techno.okezone.com/read/2011/01/08/55/411810/website-pertamina-terkait-dengan-israel

Written by isal

15 January 2011 at 21:31

Aktualisasi terkini dari pengejawantahan pasal 33 UUD 1945

leave a comment »

Berikut adalah aktualisasi real terkini dari pengejawantahan pasal 33 UUD 1945 di Indonesia :

(1) Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kepemilikan modal.

(2) Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak ditenderkan oleh pejabat negara.

(3) Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh pengusaha dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran mereka.

(4) Perekonomian nasional diselenggarakan berdasar atas kapitalisme ekonomi dengan prinsip pasar bebas, efisiensi liberalisme, eksploitasi berkelanjutan, berwawasan keuntungan, monopoli, serta dengan menjaga keseimbangan antara keuntungan pejabat negara dan keuntungan para investor.

(5) Ketentuan lebih lanjut mengenai pelaksanaan pasal ini diatur oleh LSM asing lalu diundang-undangkan.

Tidak Ada Subsidi BBM: Harusnya Pemerintah Untung Rp 165,8 Trilyun!

with 8 comments

Terkait dengan akan naiknya harga BBM yang kian tidak masuk akal karena ulah spekulan komoditas yang dulu biasanya main di spekualsi saham dan obligasi, berikut saya sajikan slide fakta bahwa harusnya kita bangsa Indonesia dapat berdikari dengan sumber daya alam minyak yang kaya dan dengan naiknya harga minyak harusnya pemerintah untung Rp 165,8 Trilyun!

Slidenya dapat didownload di sini : bbm-naik-harusnya-pemerintah-untung

Yang bikin miris di slide tersebut disebutkan:

Perusahaan Asing Kaya, Indonesia Miskin

Keuntungan Perusahaan Migas yang beroperasi di Indonesia, Exxon Mobil tahun 2007 sebesar US$ 40,6 milyar (Rp 373 trilyun) dari pendapatan US$ 114,9 milyar (RP 1.057 trilyun –CNN).

Bagi hasil migas sebesar 85:15 untuk pemerintah dan perusahaan asing baru dilakukan setelah dipotong “Cost Recovery” yang besarnya ditetapkan perusahaan asing. Jika tidak tersisa, Indonesia tidak dapat.

Di Blok Natuna setelah dipotong Cost Recovery Indonesia dapat 0 dan Exxon 100% (Kompas, 13 Oktober 2006)‏. Transparansi International Indonesia menemukan biaya senang-senang main golf dimasukkan dalam Cost Recovery (DetikFinance.com)

Moga kita mendapatkan pemimpin yang bersih, tegas, berani dan cerdas yang tidak merasa gentar terhadap tekanan asing. Minimal semacam Hugo Chavez atau Ahmadinejad!

Posting terkait:

Written by isal

23 May 2008 at 22:38

%d bloggers like this: