Diary of an IT Guy

Heart passion to keep the brain moving>>>

Posts Tagged ‘curhat

Mulutmu Harimau-mu

leave a comment »

Mangkanya kenapa sang nabi 1400 tahun yang lalu melarang itu bergosip karena bisa menimbulkan prasangka dan permusuhan.

Written by isal

27 August 2012 at 15:06

Posted in Indonesiana, Power

Tagged with , , ,

Sandal Pak Haji

leave a comment »

Setelah sholat di Musholah sebelah rumah, Pak Haji kebingunan mencari sandalnya.
Lalu datanglah Udin anak muda yang sering ikut acara di Mushollah.
“Ada apa Pak Haji?”
“Sandal ane hilang!’
“Oh, tadi diambil Lela anak Pak Haji, biar saya ambilin ya Pak Haji.”
“Oh ya, tolong. Makasih ya, Din”
Segeralah Udin ke rumah pak haji di sebelah dan menemui Lela ada yang sejak tadi ada di teras.

“Asalamu alaikum, Lela!”
“Wa alaikum salam. Ada apa, Din?”
“Lela, mungkin kamu gak percaya, tapi tadi pak haji bilang, saya disuruh cium pipi kamu!”
“Mana mungkin babe bilang begitu, enak aja!”
“Ya udah kalau gak percaya”
Lalu Udin berteriak ke arah musholah.
“Pak Haji, gak dikasih sama Lela…”
“Lela…ayo kasih, jangan gak dikasih…” teriak Pak Haji dengan nada agak marah.
Mendengar ayahnya kelihatan serius, Lela percaya saja, pasti ada alasannya.
Setelah mencium pipi kanan, Udin bilang lagi.
“Lela, kata Pak Haji harus pipi kanan dan kiri, jadi pipi kiri juga harus dicium”
“Kok aneh si babe?” pikir Lela.
“Ya udah kalo gak percaya!.”
Lalu Udin berteriak lagi ke arah musholah.
“Pak Haji, cuma dikasih sebelah sama Lela…”
“Lela… buruan kasih, jangan cuma sebelah, kasih dua-duanya …” teriak Pak Haji dengan nada lebih tinggi.
Mendengar ayahnya semakin marah, Lela jadi percaya saja.
Udin berhasil mencium pipi dan kanan Lela. Recana yang dipikirkan berbulan-bulan ternyata berjalan lancar.
Udin segera kembali ke musholah dan memberikan sandal yang sejak tadi disembunyikannya.

Humor dan Hikmah.
Humor ini sudah saya dengar sejak SD, tapi baru sadar ternyata hikmahnya dalam.
Kisah ini terlihat konyol tapi itu sebenarnya itu mewakili kehidupan kita saat ini.
Dunia saat ini penuh dengan manipulasi.
Udin berhasil memanipulasi kepercayaan.
Ia memanipulasi kepercayaan Pak haji kepadanya. Ia memanipulasi kepercayaan Lela pada ayahnya dan ia mendapatkan keuntungan dari manipulasi yang ia lakukan.

Read the rest of this entry »

Written by isal

5 July 2010 at 16:50

Nun Gusti…

leave a comment »

Nun Gusti alihkeun jisim abdi tina awon kana hade tapi ku jalan anu sae..
Nun Gusti alihkeun jisim abdi tina kedul kana daekan tapi ku jalan anu sae..
Nun Gusti alihkeun jisim abdi tina kufur kana sukur tapi ku jalan anu sae..
Nun Gusti alihkeun jisim abdi tina sangsara kana beunghar tapi ku jalan anu sae…
Nun Gusti alihkeun jisim abdi tina panyakit kana sehat tapi ku jalan anu sae..

Written by isal

8 June 2010 at 15:56

Posted in Power

Tagged with , ,

Sindrom 666 Dalam Pernikahan. Bener kata Pak Kiai…

with one comment

Berikut adalah gambaran sindrom 666 dalam kehidupan pernikahan yang sudah berlaku sejak jaman “kolot baheula” hingga kiwari dan ini yang musti difahami terutama oleh para pemuda-pemudi yang hendak menuju jenjang pernikahan. So jadi landasan nikah yang paling kuat itu ternyata bukan cinta..apalagi harta… tapi… (anda bisa jawab sendiri setelah anda mengalami dunia pernikahan dan mendengarkan ceramah pak Kiai di sini)..

Sebelum Bobo:
6 minggu: selamat bobo sayang,mimpi indah ya, muach
6 bulan: tolong matiin lampunya, silau nih.
6 tahun : Kesana-an dong  kamu tidur dempet2an kayak mikrolet gini sih?!

Pakai Toilet
6 minggu: ngga apa-apa, kamu duluan deh, aku ngga buru2 koq
6 bulan: masih lama ngga nih?
6 tahun: brug! brug! brug! (suara pintu digedor), kalo mau bertapa di gunung kawi sono

Balesin SMS:
6 minggu: iya sayang, bentar lagi nyampe rumah koq, aku beli martabak kesukaanmu dulu ya
6 bulan: mct bgt di jln nih
6 tahun: ok. Cerewet

Bercumbu:
6 minggu: I love U, I love U, I love U.
6 bulan: Of course I love U.
6 tahun : Ya iyalah!! kalau aku tidak cinta kamu, ngapain nikah sama kamu??

Pulang Kerja:
6 minggu: Honey, aku pulang.
6 bulan : I’m BACK
6 tahun : si mbok masak apa hari ini??

Hadiah (ulang tahun):
6 minggu : Sayangku, kuharap kau menyukai cincin yang kubeli
6 bulan :Aku membeli lukisan, nampaknya cocok dengan suasana ruang tengah
6 tahun :Nih duitnya, loe beli sendiri deh yang loe mau

Masakan:
6 minggu: Wah, tak kusangka rasa makanan ini begitu lezaattt…! !!
6 bulan: Kita makan apa malam ini??
6 tahun: HAH? MAKANAN INI LAGI?

Memaafkan:
6 minggu: Udah gak apa-apa sayang, nanti kita beli lagi ya
6 bulan: Hati-hati! Nanti jatuh tuh.
6 tahun: KAMU GAK NGERTI2 YA DAH BERIBU2 KALI AKU BILANGIN

Baju baru:
6 minggu: Duhai kasihku, kamu seperti bidadari dengan pakaian itu
6 bulan: Lho, kamu beli baju baru lagi?
6 tahun: BELI BAJU ITU HABIS BERAPA??

Rencana liburan:
6 minggu: Gimana kalau kita jalan-jalan  ke tempat yg kamu mau honey?
6 bulan: Ke Surabaya naik bis aja ya gak usah pakai pesawat
6 tahun: JALAN-JALAN? DIRUMAH AJA KENAPA SEH? NGABISIN UANG AJA

Dijalan
6 minggu: aduh jatuh ya yang? Hati2 yang
6 bulan: hati2 nanti luka
6 tahun: DIMANA SIH MATA LO!

Di cafe
6 minggu: suapin dong yang
6 bulan: bagi sesuap dong
6 tahun: GAK PUNYA TANGAN APA MINTA DISUAPIN MULU

Thanks to Silly atas artikelnya

Written by isal

1 June 2010 at 10:46

Kanggo Lalaki Soleh

leave a comment »

Awewe jaman ayeuna mah kajeun kanu kasep ari euweuh duitan mah da teu reuseupeun
(KH. AF Ghazali)

Written by isal

25 May 2010 at 08:48

Apa yang terjadi hari ini, sangat terkait dengan kemaren

leave a comment »

Cuplikan nasihat dari Ustadz Yusup mansur di Kuliah Online ke-25

Di Kuliah 22, dikupas tentang poin-poin keburukan kita. Yang dengannya saya ingin membuka mata, jika ada seseorang berdoa dan beramal, lalu belum kunjung selesai juga masalahnya, please, jangan cepat-cepat putus asa. Lihat-lihat juga kelakuan kita sebelum mengambil jalannya orang-orang yang baik. Apabila ternyata kita-kita ini termasuk orang yang rajin mengumpulkan poin keburukan, alias senang melakukan maksiat, keburukan dan dosa, maka ya banyak-banyak bersyukur saja kepada Allah. Kenapa mesti banyak bersyukur? Ya, sebab dipanjangkannya umur kita saja , sudah merupakan karunia dari Allah. Dengan itu, kita bisa memperbaharui iman kita, bisa bertaubat, bisa kemudian mengejar ketertinggalan kita. Dan karunia bisa bertaubat sendiri adalah satu karunia yang masya Allah, mahal sekali. Teramat mahal malah. Banyak orang yang tiada sempat bertaubat, tapi kita diberi-Nya kesempatan bertaubat. Dan tiada yang bertaubat kecuali itu adalah untuk kebaikannya sendiri.

“… Wa man tazakkaa fainnamaa yatazakkaa linafsihi. Wa ilallaahil mashiir, Dan barangsiapa yang menyucikan diri, sesungguhnya ia menyucikan dirinya sendiri. Dan kepada Allah lah tempat kembali”. (Qs. Faathir: 18).
“Fa-almahaa fujuuraha wataqwaahaa. Qad aflaha man zakkaahaa wa qad khaaba man dassaahaa, Allah mengilhamkan kepada jiwa itu kefasikan dan ketaqwaan. Sungguh beruntung orang yang membersihkannya dan sungguh merugi orang mengotorinya”. (Qs. asy Syams: 8-10).

Dalam satu dua masa libur yang saya tambah panjangkan masa liburnya nih KuliahOnline, saya meminta kepada semua Peserta KuliahOnline untuk menjelajahi kolom-kolom lain di Wisatahati.com. Ada saya suruh peserta untuk membuka artikel-artikel lepas dan kolom-kolom sms jamaah. Antara lain maksudnya untuk melihat-lihat yang sekorelasi dengan kuliah kita ini.
Di antara sekian banyak artikel saya, saya meng-upload sms-sms dari jamaah berikut jawaban saya. Tentu saja nama dan nomornya udah saya samarkan. Di antara sms itu ada yang bertanya, mengapa saya koq sudah 5 tahun terakhir ini berikhtiar dengan jalan sedekah dan bangun malam, koq tetap tidak mendapatkan jodoh? Sebagiannya bertanya, mengapa begini begitu, seputar pengakuan sudah nge-track, ngebut,berbuat amal saleh tapi hajatnya belum juga terkabul; entah itu jodoh, atau hal-hal lainnya seperti hutang, rizki, pekerjaan, anak keturunan, dan lain-lain.

Saya rata-rata menjawab dengan pertanyaan: Bagaimana masa lalunya? Apa yang terjadi hari ini, sangat terkait dengan kemaren.

Read the rest of this entry »

Written by isal

17 April 2010 at 15:04

Posted in Power

Tagged with , ,

Pribadi yang “TRUSTED” akan selalu beruntung

leave a comment »

Selama saya menjalani hidup ini dan merenung secara mendalam bahwa salah satu pilar untuk mencapai kesuksesan hidup baik dalam kehidupan rumah tangga, keluarga, karir dan sosial adalah kita musti menjadi orang yang JUJUR dan “TRUSTED” dapat dipercaya.

Ya Jujur dan TRUSTED baik dalam perkataan maupun tindakan. Ketidakjujuran dan “inkonsistensi” pada diri seseorang akan membuat orang tersebut tidak akan dipercaya baik oleh teman, keluarga, rekan kerja maupun masyarakat.

Menjadi orang JUJUR dan “TRUSTED” insya Allah akan membuka pintu datangnya rezeki. Kita pun akan senang dan tidak KHAWATIR jika merekomendasikan orang JUJUR dan TRUSTED tersebut untuk direkomendasikan memegang amanah dalam pekerjaan atau menjadi garda perusahaan ataupun direkomendasikan dalam hal perjodohan (kita sebagai mak comblang).

Akan sangat fatal dan bikin malu jika kita merekomendasikan (Misal dalam hal karir/jodoh) orang yang direkomendasikan Tidak Jujur,  berperangai buruk, Sering BOKIS dan TIDAK KONSISTEN. Hal ini akan menyebabkan kredibilitas kita yang merekomendasikan pun menjadi hancur..

Dari gambaran di atas saya belajar bahwa untuk bisa dipercaya seseorang harus memiliki 4 C :

  1. Cleanness (kebersihan hati). Elemen ini memberi ruang yang nyaman untuk setiap orang yang berhubungan dengan kita. Ini berkaitan dengan kejujuran dan niat yang tulus. Kebersihan niat membuat orang merasa aman dan nyaman bersama dengan kita dan itu adalah modal awal untuk mendapat kepercayaan.
  2. Compassion (kepedulian). Elemen ini menebarkan kehangatan bagi orang-orang di sekitar kita yang dalam keadaan sulit, sehingga kita menjadi sahabat bagi orang-orang di tengah kesulitan mereka. Kadang-kadang kita merasa bahwa jalan terbaik untuk menjadi sukses adalah dengan memenuhi semua keinginan kita. Tetapi jalan terbaik untuk sukses adalah dapat dipercaya. Dan untuk dapat dipercaya, kita harus belajar untuk peduli pada kesulitan orang lain, bukan kesulitan kita sendiri.
  3. Courage (keberanian). Elemen ini adalah faktor aktif yang menunjukkan bahwa kita serius menangani keadaan. Keberanian adalah kemampuan untuk maju ke depan dan menerima tanggung jawab, ketika orang lain masih ragu-ragu dan ingin menyelamatkan diri sendiri. Keberanian adalah modal untuk mendapat kepercayaan.
  4. Commitment (kesungguhan). Elemen ini adalah pembuktian kepada orang lain terhadap kualitas kepribadian anda. Betapa sering kita hanya menghitung kompensasi materiil atas pekerjaan kita, tanpa mengerti bahwa pekerjaan sekecil apapun yang dikerjakan dengan sungguh-sungguh akan diperhatikan oleh orang lain. Mereka akan menjadi percaya akan kualitas kepribadian anda.

Keempat elemen ini : cleanness (kebersihan hati), compassion (kepedulian), courage (keberanian), dan commitment (kesungguhan) secara bersama-sama adalah kunci untuk membentuk TRUST (kepercayaan) orang lain terhadap anda.

Jika seseorang sudah mendapatkan kepercayaan maka terbukalah baginya 3 kotak hadiah: Read the rest of this entry »

Written by isal

21 February 2010 at 14:29

Posted in Power

Tagged with , , , , ,

%d bloggers like this: