Diary of an IT Guy

Heart passion to keep the brain moving>>>

Posts Tagged ‘bokis

Mahasiswa bokis vs Dosen

leave a comment »

Ada empat orang mahasiswa yang kebetulan telat ikut ujian semester karena bangun kesiangan. Mereka lantas menyusun strategi untuk kompak kasih alasan yang sama agar dosen mereka berbaik hati memberi ujian susulan.
Mahasiswa A: “Pak, maaf kami telat ikut ujian semester.”
Mahasiswa B: “Iya, Pak. Kami berempat naik angkot yang sama dan ban angkotnya meletus.”
Mahasiswa C: “Iya, kami kasihan sama supirnya…. Jadinya kami bantu dia pasang ban baru.”
Mahasiswa D: “Oleh karena itu kami mohon kebaikan hati Bapak untuk kami mengikuti ujian susulan.”

Sang dosen berpikir sejenak dan akhirnya memperbolehkan mereka ikut ujian susulan. Keesokan hari ujian susulan dilaksanakan, tapi keempat mahasiswa diminta mengerjakan ujian di 4 ruangan yang berbeda. “Ah, mungkin biar tidak menyontek,” pikir para mahasiswa. Ternyata ujiannya cuma ada dua soal saja. Dengan ketentuan mereka baru diperbolehkan melihat dan mengerjakan soal kedua setelah selesai mengerjakan soal pertama. Soal pertama sangat mudah dengan bobot nilai 10. Keempat mahasiswa mengerjakan dengan senyu- senyum.

Giliran membaca soal kedua dengan bobot nilai 90. Keringat dingin pun mulai bercucuran. Di soal kedua tertulis: “Kemarin, ban angkot sebelah mana yang meletus?”

Moral Story: Orang yg hobi-nya bokis pasti akan kena batunya juga..

Written by isal

20 September 2013 at 12:44

Posted in Obrolan

Tagged with , , , ,

Jika Engkau Melihat Seseorang Terbongkar Aibnya

with one comment

Pengalaman menunjukan bahwasanya seseorang tidaklah terbongkar aibnya pada saat pertama kali melakukan dosa, karena Allah adalah As-Sittiir (yang menutupi aib-aib hambaNya).
Allah akan menundanya dan membiarkannya serta memberikan kesempatan kepadanya untuk sadar dan bertaubat.

Karenanya jika engkau melihat ada seseorang telah dibongkar aibnya dan dipermalukan oleh Allah dihadapan khalayak maka ketahuilah…
ia telah berdosa…lalu berdosa lagi dengan dosa yang sama…lalu berdosa kembali…hingga suatu saat akhirnya Allah pun membongkarnya dan mempermalukannya.

Karenanya wahai saudaraku…
Janganlah kau terpedaya tatkalau kau bermaksiat lantas engkau tidak ketahuan melakukannya…
Memang benar saat ini engkau tidak ketahuan…
Allah masih memberi kesempatan kepadamu…

Akan tetapi siapakah yang menjamin bahwasanya suatu saat aib dan dosa yang kau sembunyikan ini tidak akan terbongkar…???

intropeksi

Maka waspadalah dan bertaubatlah kepada Allah sebelum kau dipermalukan di dunia, sebelum dipermalukan di akhirat…

Yaa Allah ampuni hamba-hambaMu ini…
tutupilah dan sembunyikanlah aib dan dosa-dosa kami…

Ammien..

Great Tausiah from: Ust. Firanda Andirja, MA

Written by isal

10 May 2013 at 17:02

Be Careful What You Plant!

leave a comment »

If you plant honesty, you will reap trust.
If you plant goodness, you will reap friends.
If you plant humility, you will reap greatness.
If you plant perseverance, you will reap victory.
If you plant consideration, you will reap harmony.
If you plant hard work, you will reap success.
If you plant forgiveness, you will reap reconciliation.
If you plant openness, you will reap intimacy.
If you plant patience, you will reap improvements.
If you plant faith, you will reap miracles.

But

If you plant dishonesty, you will reap distrust.
If you plant selfishness, you will reap loneliness.
If you plant pride, you will reap destruction.
If you plant envy, you will reap trouble.
If you plant laziness, you will reap stagnation.
If you plant bitterness, you will reap isolation.
If you plant greed, you will reap loss.
If you plant gossip, you will reap enemies.
If you plant worries, you will reap wrinkles.
If you plant sin, you will reap guilt.

Mari menanam kebaikan !!! ^_^

Written by isal

7 December 2012 at 14:17

Pribadi yang “TRUSTED” akan selalu beruntung

leave a comment »

Selama saya menjalani hidup ini dan merenung secara mendalam bahwa salah satu pilar untuk mencapai kesuksesan hidup baik dalam kehidupan rumah tangga, keluarga, karir dan sosial adalah kita musti menjadi orang yang JUJUR dan “TRUSTED” dapat dipercaya.

Ya Jujur dan TRUSTED baik dalam perkataan maupun tindakan. Ketidakjujuran dan “inkonsistensi” pada diri seseorang akan membuat orang tersebut tidak akan dipercaya baik oleh teman, keluarga, rekan kerja maupun masyarakat.

Menjadi orang JUJUR dan “TRUSTED” insya Allah akan membuka pintu datangnya rezeki. Kita pun akan senang dan tidak KHAWATIR jika merekomendasikan orang JUJUR dan TRUSTED tersebut untuk direkomendasikan memegang amanah dalam pekerjaan atau menjadi garda perusahaan ataupun direkomendasikan dalam hal perjodohan (kita sebagai mak comblang).

Akan sangat fatal dan bikin malu jika kita merekomendasikan (Misal dalam hal karir/jodoh) orang yang direkomendasikan Tidak Jujur,  berperangai buruk, Sering BOKIS dan TIDAK KONSISTEN. Hal ini akan menyebabkan kredibilitas kita yang merekomendasikan pun menjadi hancur..

Dari gambaran di atas saya belajar bahwa untuk bisa dipercaya seseorang harus memiliki 4 C :

  1. Cleanness (kebersihan hati). Elemen ini memberi ruang yang nyaman untuk setiap orang yang berhubungan dengan kita. Ini berkaitan dengan kejujuran dan niat yang tulus. Kebersihan niat membuat orang merasa aman dan nyaman bersama dengan kita dan itu adalah modal awal untuk mendapat kepercayaan.
  2. Compassion (kepedulian). Elemen ini menebarkan kehangatan bagi orang-orang di sekitar kita yang dalam keadaan sulit, sehingga kita menjadi sahabat bagi orang-orang di tengah kesulitan mereka. Kadang-kadang kita merasa bahwa jalan terbaik untuk menjadi sukses adalah dengan memenuhi semua keinginan kita. Tetapi jalan terbaik untuk sukses adalah dapat dipercaya. Dan untuk dapat dipercaya, kita harus belajar untuk peduli pada kesulitan orang lain, bukan kesulitan kita sendiri.
  3. Courage (keberanian). Elemen ini adalah faktor aktif yang menunjukkan bahwa kita serius menangani keadaan. Keberanian adalah kemampuan untuk maju ke depan dan menerima tanggung jawab, ketika orang lain masih ragu-ragu dan ingin menyelamatkan diri sendiri. Keberanian adalah modal untuk mendapat kepercayaan.
  4. Commitment (kesungguhan). Elemen ini adalah pembuktian kepada orang lain terhadap kualitas kepribadian anda. Betapa sering kita hanya menghitung kompensasi materiil atas pekerjaan kita, tanpa mengerti bahwa pekerjaan sekecil apapun yang dikerjakan dengan sungguh-sungguh akan diperhatikan oleh orang lain. Mereka akan menjadi percaya akan kualitas kepribadian anda.

Keempat elemen ini : cleanness (kebersihan hati), compassion (kepedulian), courage (keberanian), dan commitment (kesungguhan) secara bersama-sama adalah kunci untuk membentuk TRUST (kepercayaan) orang lain terhadap anda.

Jika seseorang sudah mendapatkan kepercayaan maka terbukalah baginya 3 kotak hadiah: Read the rest of this entry »

Written by isal

21 February 2010 at 14:29

Posted in Power

Tagged with , , , , ,

Bokis itu…

with 4 comments

Aku muak dengan segala kebokisan..
Bosan hati ini menerima semua kebokisan
Tahukah kamu apa makna bokis
Ya bokis adalah mengatakan sesuatu yang tidak benar

Mengatakan sesuatu tidak ada dasar realitasnya
menyembunyikan apa yang harus dikatakan dengan sebenarnya
dan sesuai porsinya serta pada tempatnya
pembokis biasanya manipulatif

sejak kecil aku dididik untuk tidak berkata bokis
sejak kecil aku sangat takut bila berkata bokis
aku lebih baik diam daripada berkata bokis

masa kecil sungguh luar biasa
bersih bagaikan tetesan embun

masa dewasa begitu kagetnya
melihat banyaknya pembokis di dunia
dari yang terdekat sampai yang terjauh

namun begitu secara nurani aku bisa merasakan
mana perkataan bokis, mana yang tidak
pandangan hati memang selalu tajam
lebih tajam daripada pandangan mata

ahh meskipun begitu semoga Tuhan melindungi kita
dari sifat buruk sangka

Written by isal

13 June 2008 at 23:19

Posted in Obrolan, Power

Tagged with , , , , , ,

%d bloggers like this: