Diary of an IT Guy

Heart passion to keep the brain moving>>>

Ayo ke pasar…

with 2 comments

Hari libur mayday tgl 1 Mei 2008 saya berkesempatan untuk belanja bahan masakan ke pasar kebayoran lama. Ahh dah lama tidak ke pasar tradisional. Ini mengingatkan saya dulu sering di ajak ke pasar inpres leuwipanjang oleh ibunda tercinta. Dulu pas lagi kecil seneng sekali ikut ibu ke pasar. Biasanya ujung-ujungnya suka dibeliin coklat meses kesukaanku semasa kecil.

Nah setelah berumahtangga, biasanya untuk keperluan sehari-hari belanjanya kalau gak ke giant ya ke C4. Jarang bgt mapir ke pasar. Paling kalau kebuthan sayur mayur dan lauk suka dibeli dari abang-abang tukang sayur yang lewat depan rumah.

Namun karena akhir-akhir ini abang tukang sayur jarang mampir lagi (efek resesi?), so pagi ini saya putuskan untuk belanja langsung ke pasar. dan kebetulan yang paling dekat dari rumah adalah pasar tradisonal kebayoran lama. Hari ini kita ceritanya kita mau bikin sop udang. Resepnya dapet dari majalah. Ah coba ahhh..

Ok belanjaan yang diburu:

  • Daun jeruk
  • Merica butir
  • Udang
  • Daun bawang
  • Toge buat soto

Semuanya selesai didapatkan. Namun ada satu hal yang menarik bahwa saya beli udang 1 Kg sama abangnya masalah dikasih 1 Kg lagi (total 2Kg…asyikk). Si abangnya lupa kali ya gara-gara melayani banyak customer jadi linglung. Pesan moral yang didapet adalah jgn sekali-kali beli ke abang yang sedang bingung. Hahahah…


Satu sisi saya senang sekali belanja di pasar tradisonal namun di sisi lain miris juga ya melihat kondisi pasar ini dimana sudah mulai banyak ditinggalkan oleh banyak orang. Terutama kalangan menengah ke atas mereka senang untuk belanja di di pasar moderen seperti Giant dan Carrefour. Apalagi harga Giant & C4 untuk item tertentu (Fast Moving Goods spt sabun dan odol) lebih murah daripada di pasar…

Ahhh.. nasibmu para pedagang pasar… Mereka sudah saatnya butuh perlindungan dari himpitan para raksasa…

Yuk kita biasakan lagi belanja ke pasar…

Advertisements

Written by isal

2 May 2008 at 22:59

Posted in Obrolan, Uncategorized

Tagged with , ,

2 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. kasian dong buk tukang udangnya,ga tega jg,mreka untungnya kan ga sberapa.kok gak dikembaliin aja ke abangnya yg extra 1kg..

    saya

    2 June 2010 at 11:49

    • iya keburu dipretelin itu udang dan keburu dimasak. jadi ya bagaimana.. anyway kita cuman titip kirim doa untuk si abang tukang udang semoga Allah ganti dengan yang lebih baik.. Ammien

      isal

      2 June 2010 at 13:47


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: