Diary of an IT Guy

Heart passion to keep the brain moving>>>

Bersikaplah Wajar

leave a comment »

Kisah dari pelayaran kapal Borobudur dari Jakarta ke Madagaskar. Taken from: https://www.kompas.com/kompas-cetak/0310/30/Jendela/657127.htm

Temen ku si Joko ada di dalamnya jadi crew kapal. Saya kagum kalau melihat atau mendengar cerita perjalanan jauh yang menantang terutama perjalanan mengarungi samudra. perlu nyali yang kuat untuk menyebrangi samudra palagi samudra hindia. Hiih serem…

~0~

PELAYARAN dari Seychelles menuju Madagaskar sangat berat. Angin sering mati. Kalaupun ada, angin pun bertiup dari arah depan, membuat seluruh awak perahu harus bekerja keras. Selama dua hari angin mati, artinya tidak ada tiupan angin yang bisa menggerakkan perahu tersebut. Motor tempel di kiri kanan perahu hanya sedikit menolong, maklum tenaganya tidak seberapa. Kalau sudah begini, Muhammad Abdu, kepala dusun yang sudah banyak berlayar segera “berbicara” dengan angin.

Manusia tidak boleh mendahului kehendak-Nya, begitu Muhammad memberitahukan sikapnya di atas geladak perahu ketika berlabuh di Mahajanga, Madagaskar. Ditegaskan sebagai manusia harus bersikap wajar, “Jika merasa senang janganlah terlalu senang, tetapi jika merasa susah jangan terlalu susah,” katanya menambahkan. Dalam setiap awal perjalanannya, ia selalu melafalkan Surat Al An-aam yang intinya kepasrahan kepada Tuhan. Doa pasrah inilah yang membuatnya tegar dan yakin bahwa Tuhan selalu mendampinginya.

~0~

Advertisements

Written by isal

18 September 2007 at 12:50

Posted in Power

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: